TUGAS
KALKULUS 2
Dosen
pembimbing : HETTY ROHAYANI.AH,ST,M.Kom

OLEH
NAMA :RAHMAT PRYADI
NIM ; 8020130172
MATA KULIAH : KALKULUS 2
STIKOM DINAMIKA BANGSA 2014
DIFERENSIAL/TURUNAN
f(x)=y pada x=a
atau turunan f pada x=a, dilambangkan
1)

2)

3)

1.) Sifat-Sifat Turunan
2.) Turunan Fungsi Trigonometri
3.) Persamaan Garis Singgung Pada Kurva
Gradien garis singgung pada kurva y=f(x) di x=a
Jadi persamaan garis singgung y=f(x) di titik (a,b)
adalah y-b=m(x-a)
Fungsi Naik dan Fungsi Turun
Jenis-jenis Nilai Stasioner disekitar x=a
Nilai Balik maximum, jika:
Nilai Balik minimum, jika:
Bukan nilai ekstrem, jika:
Atau:
Menentukan nilai max dan min fungsi
dalam interval tertutup 
1. Jika ada, tentukan nilai balik
maximum dan minimum
2. Tentukan nilai-nilai fungsi pada
ujung-ujung interval, yaitu nilai f(a) dan
f(b)
3. Nilai-nilai yang diperoleh dari
langkah 1 dan 2 dibandingkan, kemudian ditetapkan sbb:
Nilai terbesar = nilai max fungsi x
Nilai terkecil =
nilai min fungsi x
Kecekungan Fungsi
Menggambar grafik Fungsi y=f(x)
1. Menentukan titik potong dengan sumbu
x , y=0
2. Menentukan titik potong dengan sumbu
y , x=0
3. Menentukan titik-titik stasioner dan
jenisnya
4. Menentukan nilai-nilai y untuk nilai
x yang besar positif dan nilai x yang besar negatif
Aplikasi Turunan
Laju pada waktu 
Teorema L'Hôpital
Jika g′(x)≠0 untuk setiap x≠a pada I dan jika
mempunyai bentuk tak tentu
atau
pada x=a,
maka:
Jika hasinya masih
maka harus diturunkan lagi.
A.
1.
Turunan
pertama dari
adalah……
A.

B.

C.

D.

E.

Jawab :
2.
(p,
q) adalah salah satu titik stasioner dari fungsi f
, maka q – p sama dengan
A.
0
D. 8
B.
5 E. 12
C.
6
Jawab :
f’
karena titik stasioner maka
f’
maka p = 2 maka q = 2
3. Diketahui
pernyataan-pernyataan sebagai berikut:
1)
Jika y =
, maka 
2)
Jika y2 = 1 +
sin x, maka 
3)
Jika y =
, maka 
4)
Jika xy = a sin 2x, maka 
Keempat
pernyataan di atas yang benar adalah....
A.
1), 2), dan 3)
B.
1) dan 3)
C.
2) dan 4)
D. Hanya 4)
E.
1), 2), 3) dan 4)
Jawab:
1)
y = 
y =
(sin x)1/2

Misal, u = cos x ® u¢ =
- sin x
v = 2 sin1/2x
® v¢ =
2. ½ .sin1/2x.cos x = 
|
y¢
|
![]() |
|
|
![]() |
2)
y2 = 1 + sin x
y =
(1 + sin x) ½
y¢ = 
= ½ (1 + sin x) -1/2.cos x
= 
Misal, u = cos x ® u¢ =
- sin x
v = 2 (1 + sin x) -1/2 ® v¢ =
(1 + sin x)
-1/2 .cos x = 
y” = 


3)
y = 
Misal, u = cos x –
sin x ® u¢ =
- sin x – cos x
v = cos x + sin x 2 ® v¢ =
- sin x + cos x
|
y¢
|
![]() |

Misal, u = -2 ® u¢ =
0
v = (cos x + sin x) 2 ® v¢ =
2(cos2 x-sin2x)
|
y” =
|
![]() |

4)
xy = a sin x2
y = 
|
y¢
|
![]() |
|
y”
|
![]() |

Jawaban = A
4. Jika
, maka
adalah….
A. 
B. 
C. 
D. 
E. 
Pembahasan:
5.
Jarak yang ditempuh dalam t dari suatu
partikel dinyatakan dengan rumus :
A.
10
B.
12
C.
16
D.
18
E.
20
V = 21, maka a = ?
![]() |
t = 2
Jawaban = C
6. Jika
maka
…….
maka
A.

B.

C.

D.

E.

Jawab :
7.

A.
cosec2x
(cotx + cosec x)
B.
-cosec2x
(cotx + cosec x)
C.
cot2x
(cosecx + cotx)
D.
-cot2x
(cosecx - cotx)
E.
-cosec2x
(cosecx - cotx)
Jawab :
Jawaban
= B
9.
Garis
singgung lingkaran
di titik (1, -1) memiliki persamaan…..
A.
x
+ 2y = 3
B.
x
+ 2y = -1
C.
x
+ 4y = -3
D.
x
+ 4y = 3
E.
x
- 4y = 3
Jawab :
10.
Diketahui
. Persamaan garis singgung yang melalui titik berabsis
1 pada kurva tersebut adalah…
a.

b.

c.

d.

e.

Pembahasan
:
= 
= 
= 
= 
11.
Fungsi
, turun pada interval….
A.

B.

C.

D.
atau 
E.
atau 
Pembahasan
Nilai
turun apabila 
Jadi
turun pada interval
Jawaban : B
12.
Nilai minimum fungsi f(x) =
x3 + x2 – 3x + 1 pada interval
0 £ x £ 3
adalah ….
A.
-
B.
-1
C.
-
D.

E.
1
Pembahasan:
f(x) =
x3 + x2 – 3x + 1
y’ = x2 + 2x –
3 è y’ = 0
(x + 3) (x – 1) = 0
x = -3 Ú x = 1
x = -3 ™, karena intervalnya 0 £ x £ 3
f(1) =
Jawaban = C
13.
Jika
f(x) = 2 sin x + cos x, maka nilai
sama dengan ……….
A. 2 D.
-1
B. 1 E.
-2
C. 0
Jawab
:
=
f’(x) = 2 cos x - sin x
14.
Titik
balik maksimum dari
adalah……
A. (3,81)
B. (-3,81)
C. (1,12)
D. (1,5)
E. (-1,5)
Jawab :
(x = 3) (x = -1)
(x = -1) merupakan nilai balik
maksimum, jadi
Jadi titik balik maksimumnya adalah
(-1,5) Jawaban = E
15.

A. 
B. 
C. 
D. 
E. 
Jawab :
16.
Diketahui
persamaan parameter
. Tentukan
dalam.
Jawab :
17.
Diketahui persamaan parameter:
x = a (q -
sinq) dan y = a (1-cos q)
tentukan
dalam q
jawab:
x = a
- a sin
y= a – a cos

18.
Diketahui
fungsi
a.
Tentuksn
batas-batas
sehingga kurva monoton :
i.
naik
ii.
turun
b. Tentukan koordinat titik balik dan
jenisnya
c. Tentukan nilai maksimum dan minimum
mutlak dalam interval 
d. Gambarlah grafik kurva f dalam
interval (-3,5)
Pembahasan
a. fungsi
naik apabila 
Jadi fungsi
naik pada interval 
fungsi
turun apabila 
Jadi fungsi
turun pada interval
atau 
b.
Koordinat
titik balik dan jemisnya
Nilai stasioner fungsi
diperoleh untuk
dan
adalah
c. Nilai maksimum dan minimum mutlak
dalam interval 
Untuk
→ 
|
|
-3
|
-2
|
-1
|
0
|
1
|
2
|
3
|
4
|
5
|
|
|
11
|
18
|
13
|
2
|
-9
|
-14
|
-7
|
18
|
67
|
Dari tabel dapat disimpulkan bahwa
§
Nilai
maksimum dicapai pada titik (5,67)
§
Nilai
minimum dicapai pada titik (2,-14)
INTEGRAL
Integral
adalah lawan diferensiasi. Penulisan simbol integral:
Rumus
– rumus dasar integrasi :
![]() |
![]() |
|||||||
1.
2.
3.
4.
INTEGRAL
1.Integral Tertentu
Integral
tertentu biasa digunakan untuk menghitung luas daerah yang dibatasi kurva y=f(x) dan sumbu x, dengan batas
tertentu
![]() |
Sifat –
sifat integral tertentu
1.
2.
1.Sifat – sifat integral
tertentu
3.
4.
5.
Luas
daerah yang dibatasi kurva y=f(x) dan sumbu x
Dengan batas x1=a dan x2=b
Dengan batas x1=a dan x2=b
![]() |
Luas Daerah Antara Dua Kurva
Untuk
interval [a,b] dengan f(x)>=g(x), maka:
![]() |
Metode Integrasi

Integral dengan Substitusi

contoh:
Diusahakan menjadi bentuk
Cari turunan dari u =
Maka:
Hasil
akhir, dikembalikan ke nilai awal u = 2x-3, yaitu:
![]() |
Integral Parsial
Bila
bertemu dengan integran yang pengintegralannya tidak dapat dibawa ke bentuk
dasar. Salah satu cara penyelesaiannya dengan metode integral parsial.
Dengan pemisalan: u = f(x) dan
v = g(x). Metode integral parsial memiliki bentuk:
Keterangan:
u = f(x) - du = turunan dari
u
v = g(x) - dv = turunan v
Contoh:
Jawab:
Jadikan bentuk
u = dv =
v =
Masukan ke bentuk
Integral Parsial Tahap 2:
VOLUME
BENDA PUTAR
Benda
putar yang sederhana dapat kita ambil contoh adalah tabung dengan besar volume adalah hasilkali luas alas ( luas
lingkaran ) dan tinggi tabung. Volume dari benda putar secara umum dapat
dihitung dari hasilkali antara luas alas dan tinggi.
Bila luas
alas kita nyatakan dengan A(x) dan tinggi benda putar adalah panjang
selang [ a,b ], maka volume benda putar dapat dihitung menggunakan integral
tentu sebagai berikut :

Untuk
mendapatkan volume benda putar yang terjadi karena suatu daerah diputar
terhadap suatu sumbu, dilakukan dengan menggunakan dua buah metode yaitu metode
cakram dan kulit tabung.
Metode
Cakram
Misal daerah dibatasi oleh y = f(x),
y = 0, x = a dan x = b diputar dengan sumbu putar
sumbu X. Volume benda pejal/padat
yang terjadi dapat dihitung dengan memandang bahwa volume benda padat tersebut merupakan jumlah tak
berhingga cakram yang berpusat di
titik-titik pada selang [a,b].
Misal pusat cakram dan jari-jari r = f(xo). Maka
luas cakram dinyatakan :


Dapat
juga ditulis













Tidak ada komentar:
Posting Komentar